EDISI Ke-8/IX/Jum’at, 27 September 2013
Ganjaran Bersedekah.
Rasulullah Shollallahu ‘Alaihi Wa Sallam menganjurkan kepada kita umatnya untuk memperbanyak sedekah, hal itu dimaksudkan agar rezeki yang Allah berikan kepada kita menjadi bertambah berkah. Allah memberikan jaminan kemudahan bagi orang yang bersedekah, ganjaran yang berlipat ganda (700 kali) dan sebagai ganti, sebagaimana firman-Nya dan sabda RasuluAllah SAW.
Allah Ta'ala berfirman, "Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh butir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah maha luas (kurnia-Nya) lagi maha mengetahui".{Qs. Al Baqarah (2) : 261}
Rasulullah SAW bersabda,"Setiap awal pagi, semasa terbit matahari, ada dua malaikat menyeru kepada manusia dibumi. Yang satu menyeru, "Ya Tuhan, karuniakanlah ganti kepada orang yang membelanjakan hartanya kepada Allah". Yang satu lagi menyeru "musnahkanlah orang yang menahan hartanya".
TOLAK BALA DENGAN SEDEKAH
Orang-orang yang beriman sangat sedar dengan kekuatan sedekah untuk menolak bala, kesulitan dan berbagai macam penyakit, sebagaimana sabda Rasulullah SAW.
"Bersegeralah bersedekah, sebab yang namanya bala tidak pernah mendahului sedekah".
"Belilah semua kesulitanmu dengan sedekah, “Obatilah penyakitmu dengan sedekah".
Banyak dari kita yang sudah mengetahui dan memahami perihal anjuran bersedekah ini, namun persoalannya sering kali kita teramat susah untuk melakukannya kerana kekhawatiran bahwa kita salah memberi, sebagai contoh kadang kala kita enggan memberi sedekah kepada pengemis yang kita temui ditepi jalan dengan anggapan bahwa mereka (pengemis/peminta tsb) menjadikan meminta-minta sebagai pekerjaannya, malas, dll. Padahal sesungguhnya prasangka kita yang demikian adalah bisikan-bisikan syaitan laknatullah yang tidak rela melihat kita berbuat baik (bersedekah). Sebaiknya mulai saat ini hendaknya kita hilangkan prasangka-prasangka yang demikian kerana seharusnya sedekah itu kita
niatkan sebagai bukti keimanan kita atas perintah Allah dan rasul-Nya yang menganjurkan umatnya untuk selalu bersedekah.
Masalah mungkin timbul apabila ternyata kemudiannya bahwa sedekah yang kita beri kepada pengemis/peminta tadi tidak tepat sasaran, bukan lagi urusan kita, kerana sedekah hakikatnya adalah ladang amal bagi hamba-hamba Allah yang bertakwa. Pengemis/peminta/ fakir miskin lainnya adalah ladang amal bagi orang yang berkemampuan, dapat kita bayangkan andaikata tidak ada lagi orang-orang tersebut, kepada siapa lagi kita dapat beramal (bersedekah) ???
Sedekah anda, walaupun kecil tetapi amat berharga di sisi Allah Azza Wa Jalla. Orang yang bakhil dan kikir dengan tidak menyedekahkan sebahagian hartanya akan rugi didunia dan akhirat kerana tidak mendapat keberkatan. Jadi, sebenarnya orang yang bersedekah adalah untuk kepentingan dirinya. Sebab menginfakkan (belanjakan) harta akan memperoleh berkah dan sebaliknya menahannya adalah celaka. tidak mengherankan jika orang yang bersedekah diibaratkan orang yang melabur (invest) dan menabung di sisi Allah dengan jalan meminjamkan pemberiannya kepada Allah. Balasan yang akan diperolehnya berlipatganda. Mereka tidak akan rugi meskipun pada awalnya mereka kehilangan
SEDEKAH YANG PAHALANYA TERUS MENGALIR
Dari Abu Hurairah RA, bahwa sesungguhnya Rasulullah SAW, telah bersabda :
"Bila seorang hamba telah meninggal, segala amalnya terputus, kecuali tiga hal : amal jariyah, ilmu yang bermanfaat atau anak sha lih yang mendo'akannya" (HR. Bukhari, dalam Adabul Mufrad).
Jadilah dari "sejuta artikel" dengan meneruskan artikel ini kepada saudara-saudara kita sesama muslim yang barangkali belum mengetahuinya, sehingga kita tidak dilaknat Allah dan seluruh mahluk kerana tidak menyampaikan (menyembunyikan) apa yang telah kita ketahui, sebagaimana dinyatakan dalam Al-Quran surah Al-Baqarah Ayat 159 :
"Sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah Kami turunkan dari keterangan-keterangan dan petunjuk hidayah, sesudah Kami terangkannya kepada manusia di dalam Kitab Suci, mereka itu dilaknat oleh Allah dan dilaknat oleh sekalian makhluk".
Dari Abdullah bin 'Amru ra, Rasulullah S.A.W bersabda:"Sampaikanlah pesanku walaupun hanya satu ayat".
Semoga Allah Ta'ala membalas 'amal Ibadah kita.
INFO BULETIN
MARI TEBAR CINTA DHUAFA
DENGAN BERQURBAN
Kami menerima partisipasi anda dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran berqurban bagi siswa/I PERMATA INSANI ISLAMIC SCHOOLSemoga Allah menjaga harta kita dan tidak terputus hingga Akhirat-Nya. Amin..
ttd. PANPEL Qurban 2013 PIIS-Tangerang
Tim Redaksi Permata Hikmah :
Pelindung H. Didik Suhardi, PhD, Penasehat Sucipto, S.Pd Ketua Ust. A. Darul Islam Penulis Ahmad Zulkifli, S.Pd.I, Damyati, S.Pd.I, Ajud Mujasa, LC, Irvan Irviana, S.Pd.I Editor Taufik Ridwan, S.Pd.I, Ali Misri, SHI, Asep Saepudin, S.Pd
Layout Design rfan Sofian, S.Pd.I Ass. Design Muhammad Resnu Penerbit/Perbanyak Naskah M. Abdullah Hendarto, S.Psi, Ust. Andi Pengarsipan Sutoyo


